Serba-Serbi Beasiswa BUDI-LN bagian 2

Seleksi Administrasi/ Berkas

Seleksi berkas ini adalah tahap pertama dari semua rangkaian seleksi BUDI-LPDP. Seleksi berkas ini semuanya dilaksanakan online dan dokumen diunggah ke dalam sistem LPDP. Baca dengan baik syarat dokumen yang dikirim, mulai dari format (pdf, jpeg atau doc), ukuran maksimum yang bisa diunggah, dll. Hal-hal non teknis seperti itu kadang kurang diperhatikan/ dibaca dan kegagalan upload sering terjadi. Saran saya jangan upload dokumen pada waktu-waktu istirahat misalkan di jam 12-13. Biasanya banyak orang melakukan isian dokumen di waktu tersebut sehingga sistem jadi lag dan unresponsive. Saya biasanya melakukan upload di pagi hari sekitar jam 5 atau malam hari, sehingga harapannya tidak terlalu banyak orang yang mengakses website di waktu yang sama. Hal sederhana, gagal upload, tetapi bisa membuat gelisah dan cemas :D

Berdasarkan pengalaman saya persiapkan dengan baik semua kebutuhan pemberkasan dan penuhi syarat-syarat yang ada di dalam buku pedoman. Sebaiknya penuhi kebutuhan berkas pada level yang “tertinggi”. Misalkan pada syarat surat LoA di dokumen disebutkan unconditional. Maka jangan sekali-kali mengirimkan LoA conditional pasti dengan mudah aplikasi ditendang dari daftar. Yang sering kurang diperhatikan adalah persyaratan Bahasa Inggris. Memang seringkali kita menyiapkan persyaratan bahasa sesuai dengan kebutuhan Universitas yang dituju. Misalkan kampus tujuan kita hanya menyaratkan TOEFL-ITP atau TOEIC saja, sehingga kita tidak menyiapkan tes bahasa yang lebih ketat dari itu. Saran saya, akan lebih baik kita berinvestasi lebih di assessment bahasa dengan mengambil IELTS atau TOEFL-iBT. Memang lebih mahal dari segi biaya, tetapi investasi yang dikeluarkan sebanding dengan apa yang bisa diperoleh. Challenge kemampuan berbahasa yang didapatkan lebih tinggi, lebih banyak universitas LN yang bisa kita tuju dengan prasyarat IELTS/ TOEFL-iBT, bisa dipakai untuk mendapatkan grant dari kementerian yang menyaratkan IELTS/ TOEFL-iBT, lebih aman (hasil tes yang terstandar dan asli), dan pendapat saya mungkin ada poin lebih untuk calon awardee dengan IELTS/ TOELF-iBT dibanding dengan assessment lain.

Online Assessment

Hal baru yang ada di seleksi BUDI tahun 2017 ini adalah adanya tahapan Online Assessment setelah dinyatakan lulus seleksi berkas. Ada dua tahap yaitu Value and Motive Inventory (VMI) yang memberikan profil mengenai nilai-nilai dan motivasi pelamar di lingkungan kerjanya dan Fifteen Factors Questionnaire Plus (15FQ+) dimana pelamar akan diberikan kuesioner yang dirancang untuk melihat gambaran umum mengenai kepribadian yang bersangkutan. Tidak ada jawaban benar atau salah dalam menjawab kuesioner ini.

Tes ini baru diadakan pada seleksi LPDP dan BUDI di tahun 2017. Jadi saya tidak memiliki referensi yang cukup tentang seleksi online assessment apalagi saya orang teknik, yang awam tentang tes-tes psikologi seperti ini. Semoga sedikit penjelasan yang saya sampaikan di sini cukup membantu dalam mempersiapkan online assessment dan bisa dikoreksi kesimpulan yang saya buat. Dari hasil menjelajah website kala itu saya bisa menyimpulkan bahwa tes VMI ini adalah alat untuk mengetahui bagaimana motivasi seseorang dalam menyelesaikan sebuah aktivitas/ permasalahan, apakah dia determined atau mudah putus asa dengan masalah. Bagaimana motivasi seseorang untuk merepons sebuah masalah, bisakah berkomunikasi dengan orang lain dalam mencari solusi. Bagaimana dengan rasa percaya diri dan sikap seseorang dalam mendekati permasalahan sehari-hari. Apakah seseorang ini mudah terpengaruh kinerjanya/ motivasinya dengan adanya masalah di tempat kerja. Sehingga dalam hubungannya di lingkungan akademik apakah calon awardee ini memliki motivasi yang kuat dalam menyelesaikan studi dengan berbagai masalah yang nantinya akan dihadapi. Pertanyaan yang diberikan berupa deskripsi dan dijawab dengan berbagai level dari sangat setuju, setuju, antara setuju-tidak setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju. Atau sangat penting, penting, dan seterusnya.. Tidak ada salah benar dalam pertanyaan ini.

15FQ+1 ini mengukur kepribadian seseorang, dimana 15 faktor ini adalah factor dasar yang membentuk kepribadian dasar. Misalkan orang yang mudah kehilangan motivasi, tidak perduli, orang yang disiplin dan mandiri, sensitive, dll. Pertanyaan yang diajukan berupa deskripsi dengan jawaban pilihan ganda. Misalkan, jika membicarakan tentang emosi dan perasaan: a.susah b.mudah. Tidak ada salah benar dalam pertanyaan ini.

Saran saya bisa dicoba test trial untuk online assessment ini, bisa dilihat di sini dan di sini atau cari trial lain di Mbah Google.  Jadi kita bisa lebih siap dalam menghadapi tes dan mengukur kemampuan diri sendiri. Kemudian jika ditanya, apakah ada kiat lain? Saya jawab tidak ada, karena saat 2017 lalu saya juga menjawab sesuai apa yang terjadi. Intinya adalah jadi diri sendiri, be yourself. Lagipula ini tes psikologi, tidak ada nilai jelek dan baik yang ada adalah menggali potensi dan mengenali diri sendiri.

Sukses di online assessment…!!!

One thought on “Serba-Serbi Beasiswa BUDI-LN bagian 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA Image

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>